Minggu, 30 September 2007

Siasat Malam

Bila malam melintas di hadapanku
Tanpa menitip kabar tentangmu

Segera kuteliti kotak pos
di halaman rumah
Siapa tau, malam sedang bercanda
Menyelipkan kabar di kotak pos

Malam sungguh senang
Melihat raut wajahku tegang
Katanya seraya kegirangan :
"Teliti saja ponselmu,
siapa tau terselip kabar
kekasihmu di situ!"

Dan malam benar-benar senang
Bila tak kudapati kabar tentangmu
Katanya terang-terangan:
"Gunakan aku,
lalu teliti mimpimu
Sesungguhnya,
Kabar kekasihmu bertumpuk di situ!"

Makassar, 30 September 2007

3 komentar:

artja mengatakan...

malam memang meawarkan rasa lain
yang tak bisa kita dapat
ketika hari terang dan segalanya jelas terlihat

artja mengatakan...

malam memang menawarkan rasa lain
yang tak bisa kita dapat
ketika hari terang dan segalanya jelas terlihat

LifeByYourHand mengatakan...

puisi yang bagus, walaupun saya tidak mengerti tetapi untain kata2nya bagus...

sukses