SAJAK-SAJAK
Minggu, 20 Januari 2008
Awan Januari
Amati saja tingkah awan sepanjang Januari
agar terjawab pertanyaanmu
tentang apa yang pantas mewakili diriku saat ini
Makassar, Januari 2008
0 komentar:
Poskan Komentar
Posting Lebih Baru
Posting Lama
Halaman Muka
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)
halaman utama
kojapu
sedikit tentang penulis
andi astri yuningsih
kelahiran Makassar 10 september 1984
email:
halamansajak
@gmail.com
ym:andi_astriyuningsih
friendsterku
WIKIPEDIA
warung kopi
donasi
bantuan
perubahan terbaru
peristiwa terkini
portal komunitas
halaman utama
halaman lain
aan mansyur
afrid
andy
artja
artja-puisi
dedi hermansyah
dien
edi-tangerang
fadli bumi
fordisastra
fotografer makassar
hasan aspahani
iLal
jamil
jamil-sajak
mustafa
nanie
ntan
ntan-baidoeri
nurul
nyomnyom
ocha
panji
petty
puisi net
rahmat hidayat
redha
seyit
SITUS AGLOCO BETA
soeltra
Wayan Roy
yuki
Arsip Blog
▼
2008
(6)
►
Oktober
(1)
Salah satu kado terbaik yang kudapatkan tahun ini....
►
Februari
(1)
Potret Seperti sebelumnya malam membantuku menutu...
▼
Januari
(4)
Katup Ingatan Malam ini, mataku lupa cara mengatu...
Belakang Jendela Sebelum diriku mengerti tentangk...
14-01-2008 :m. aan mansyur Hari ini tanpa kau sad...
Awan Januari Amati saja tingkah awan sepanjang Ja...
►
2007
(32)
►
Desember
(1)
Kuatrin Sebulan Lalu telah kupenuhi sebuah janji ...
►
November
(2)
Sajak Seperti Biasa kemarin, menjelang sore hujan...
Percakapan Sunyi Suatu siang di awal perkuliahan ...
►
Oktober
(2)
Sajak Bermain :kepada seorang buruh pasir Bila ka...
Satu sebab Sebab kau ambil isi kepalaku ...
►
September
(10)
Siasat Malam Bila malam melintas di hadapanku Tan...
Ebnuandie III Memang terjadi belum lama ini Atau ...
Ebnuandie II Tepat malam ini, sekali lagi Antara ...
Rindu Seperti jarak Menyisihkanmu kelak Agar tak...
ebnuandie* telah sepuluh malam seekor lebah membe...
pertemuan bayang apa lagi-yang-kau mau? telah ku...
aku termasuk yang di bawah, bagaimana denganmu?You...
Aku, Kau di saat begini diri seperti sebagian ter...
hingga kini bagaimana lagi cara agar tatapmu kemb...
sebelum jalan pulang :komunitas jalan pulang jal...
►
Agustus
(6)
Negeri Dan Bulan, Matahari serta Bintang keluar m...
Tanah, mata dan pintu Pada tanah retak juga sepi...
Bersama umurku Malam senantiasa terbuka Menyerta...
Dalam tidur dan lamun Dalam lamun, kau di sampi...
suatu waktu, menunggu : tore kala langit memadam...
►
Juni
(3)
Menjelang Subuh
dua sajak lama yang dipublikasikan, lelah menunggu...
surat untuk dia : m.aan mansyur Anggap saja, kau...
►
Mei
(5)
Sebuah rahasia dan taman
Delapan Puluh Enam Malam
Dari Bibir Pantai Lemo
Belati
Perjalanan
►
April
(3)
Acara Tahunan
Perempuan Kamar
sajak ini telah lama aku tulis..namun butuh kebera...
0 komentar:
Poskan Komentar